Secara Aklamasi, Setiyono Kembali Pimpin Aspekpir Indonesia Periode 2023-2028

Jakarta-Setiyono, Pria 56 tahun asal Dayun, Siak, Provinsi Riau terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia periode 2023-2028.

Salah satu pendiri dan penggagas Aspekpir Indonesia itu terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional ke 1 tahun 2023 yang diselenggarakan di Pekanbaru, 5-7 November 2023.

Munas dibuka secara resmi oleh Dirjen Perkebunan Andi Nur Alam Syah dan dihadiri Plt Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Direktur Utama BPDPKS diwakili Kepala Divisi KUKM Helmi Muhansyah dan sejumah tokoh perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

 

Foto bersama Sekjen.

Munas dihadiri oleh 14 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I Aspekpir Se- Indonesia dan sebanyak 54 pengurus DPD Tingkat II Aspekpir se-Indonesia.

Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum yang dipimpin Ketua DPD I Aspekpir Sulbar Budhi Yanto, Pengawas Aspekpir Kalsel Prof Dr. Husaini dan Ketua DPD I Aspekpir Jambi Roy Asnawi.

Aklamasi diperoleh setelah pimpinan Rapat menanyakan kesediaan Setiyono selaku Ketua Umum Dimisioner dan seluruh DPD I Aspekpir yang hadir yang menyatakan mencalonkan Setiyono sebagai Ketua Aspekpir Indnesia periode 2023-2028.

Munas juga telah menunjuk Sekretaris Jenderal Aspekpir Indonesia Syarifudin Sirait yang juga Ketua DPD I Aspekpir Sumatra Utara dan Tim Formatur untuk menyusun kepengurusan DPP Aspekpir periode 2023-2028.

Baca Juga:  BPDPKS-Aspekpir Gelar Workshop Petani Sawit Milenial, Dukung Regenerasi Sawit di Banten

Proses pemilihan berjalan dengan baik dimana seluruh peserta munas sangat saling menghargai dan menghormati antara satu dengan lainnya. “Ini Munas yang luar biasa. Soft landingnya sangat bagus,” kata tokoh perkebunan sawit PIR Gamal Nasir.

Mantan Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan juga mengapresiasi pelaksanaan munas yang berjalan dengan baik, penuh kekeluargaan dan keakraban dan berharap suasana begini dapat terus ditumbuhkan.

Pimpinan rapat pleno 1

Setelah Munas ini, Aspekpir langsung bekerja, salah satunya soal pendataan dimana sejumlah daerah menyerahkan data keanggotaan kepada Ketua Umum terpilih antara lain Kalimantan Barat.

“Data keanggotaan ini menjadi program yang harus kami selesiaikan. Kita bangga jika anggota kita terdata dengan baik,” kata Setiyono.

Pada Munas Aspekpir juga dilaksanakan Seminar yang mengangkat penguatan kelembagaan petani sawit PIR. Juga diserahkan penghargaan kepada sejumlah lembaga, organisasi, perorangan dan koperasi. “Semoga Munas ke 1 tahun 2023 ini dapat menjadi contoh bagi munas-munas Aspekpir selanjutnya bahwa kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat harus dibangun,” kata Try Yantana, Ketua Panitia Pelaksana.

 

Selamat kepada Bapak Setiyono.
Ketua Umum Aspekpir Indonesia periode 2023-2028.

Bagikan:

Informasi Terkait
Populer
6a1d4b6f35e8d
Petani Sawit Keluhkan Besarnya Bea Keluar dan Pungutan Ekspor, Negara Dapat Rp 1000 per 1 Kg
a_6a16c02e21f0c
Kuasai Pasar Nasional, Ini Daftar 10 Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia
tanda-tangan
Gubernur Babel wajibkan perusahaan sawit bantu koperasi
686ca7e56fddb
Pajak Air Permukaan untuk Sawit Dikritik, Berpotensi Tekan Industri dan Investasi
Terbaru
pasokan-kelapa-sawit-buat-bahan-baku-b50-1_169
BPS Buka-bukaan Nasib Ekspor Kelapa Sawit di Tengah Mandatori B50
emm
Industri Sawit Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah dan Penerimaan Negara
whatttt
Sawit dan Ekonomi Nasional, BPDP Libatkan Media dalam Edukasi Publik
17854690420665427
Penerimaan Bea Keluar Sawit di Bea Cukai Pangkalan Bun Rp 882 Miliar