BPS: Kelapa Sawit hingga Kakao Dorong Kenaikan Indeks Harga Petani Aceh

BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks harga yang diterima petani (It) di Provinsi Aceh pada Maret 2025 tercatat sebesar 143,86. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 0,38 persen dibandingkan Februari 2025.

“Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh harga komoditas kelapa sawit, cabai rawit, dan kakao atau cokelat biji,” kata Fungsional Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Haifa Sari, Selasa, 4 Maret 2025. 

Ia menjelaskan peningkatan indeks harga tersebut mencerminkan adanya kenaikan harga komoditas utama yang dihasilkan petani.

Sementara indeks harga yang dibayarkan petani (Ib), kata Haifa, juga mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen dibandingkan bulan sebelumnya, mencapai angka 118,05.

Baca Juga:  UKMK Sawit Diharapkan Mampu Kurangi Kemiskinan di Sulbar

“Penyumbang utama kenaikan ini adalah cabai rawit, tongkol, dan cabai merah,” sebut Haifa.

Di sisi lain, kata Haifa, nilai tukar petani atau NTP pada Februari 2025 tercatat sebesar 121,86, mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03 persen dibandingkan Januari 2025.

Namun, jika dilihat berdasarkan subsektor, terjadi penurunan NTP pada subsektor tanaman pangan sebesar 1,17 persen, sementara subsektor lainnya mengalami kenaikan.(Ajnn.net)

Bagikan:

Informasi Terkait
Populer
ilustrasi-foto-tim-bpdp-o8kbg-pzgw
Gapki Sebut Industri Sawit Berperan Krusial Sebagai Motor Ekonomi di Daerah
0180d4bcc758ace3559f88820574900e
Mulai 2026, Perizinan Pabrik Kelapa Sawit Beralih dari Kabupaten ke Provinsi
CREATOR: gd-jpeg v1
Produksi dan Ekspor Kelapa Sawit Indonesia Meningkat pada 2025 Kementan Fokus Hilirisasi dan Keberlanjutan Perkebunan
menteri-agraria-dan-tata-ruangbadan-pertanahan-nasional-artbpn-nusron-wahid_169
Aturan Plasma Sawit Wajib Bagi Perusahaan Naik Jadi 30%
Terbaru
boled
PLN kawal ekspansi industri sawit di Mempawah dengan penyediaan listrik andal dan berkelanjutan
bpdp-berusaha-menjembatani-anak-muda-untuk-menjadi-wirausaha-xhlr
BPDP Jembatani Gen Z Jadi Wirausaha UMKM Sawit
monyong
Kalteng Siap Suplai Bahan Baku B50, Gubernur Agustiar Sabran Pilih Optimalkan Lahan Sawit yang Ada
734549_720
7 Ancaman Besar Industri Sawit Indonesia: Ekspor Terancam, Pasar Global Bisa Hilang