Aspekpir Indonesia akan menyelenggarakan Dialog Sawit Memperkuat Kemitraan Inti dan Plasma yang dirangkaikan dengan Bedah Buku Setiyono: Kisah dan Rahasia Sukses Petani Sawit Plasma Transmigrasi pada Rabu, 1 Juli 2026 di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, perusahaan perkebunan, petani plasma, akademisi, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kemitraan sawit yang adil, berkelanjutan, dan saling menguntungkan.
Dialog sawit ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, antara lain dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, BPDP, PTPN IV PalmCo, GAPKI, Pemerintah Daerah Provinsi Riau, serta ASPEKPIR Indonesia. Berbagai isu strategis akan dibahas, mulai dari penguatan kemitraan inti-plasma, keberlanjutan industri sawit, transformasi industri, hingga peningkatan kesejahteraan petani sawit plasma.
Selain dialog, kegiatan ini juga menjadi momentum peluncuran dan bedah buku “Setiyono: Kisah dan Rahasia Sukses Petani Sawit Plasma Transmigrasi” yang mengangkat perjalanan pembangunan perkebunan sawit berbasis kemitraan, khususnya melalui pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR). Buku tersebut diharapkan menjadi sumber inspirasi sekaligus dokumentasi sejarah perkembangan petani sawit plasma di Indonesia.
Sebagai daya tarik tambahan, Viar Motor turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan menghadirkan pameran kendaraan operasional pendukung sektor perkebunan sawit. Pengunjung dapat melihat secara langsung berbagai model sepeda motor yang dirancang untuk mendukung aktivitas di areal perkebunan, mulai dari mobilitas pekerja hingga operasional lapangan.
Tidak hanya dipamerkan, Viar Motor juga akan menggelar demo operasional kendaraan di lokasi kegiatan. Demonstrasi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyaksikan kemampuan kendaraan dalam menghadapi medan perkebunan yang menantang, sekaligus memperkenalkan inovasi kendaraan roda dua yang efisien, tangguh, dan sesuai dengan kebutuhan industri perkebunan kelapa sawit.
Ketua Umum ASPEKPIR Indonesia, Setiyono, mengatakan bahwa dialog ini diharapkan tidak hanya menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan kemitraan inti-plasma, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara petani, perusahaan, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendukung modernisasi sektor perkebunan sawit.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ajang bertemunya gagasan, pengalaman, inovasi, dan teknologi. Kehadiran pameran serta demo operasional motor perkebunan dari Viar Motor merupakan salah satu bentuk dukungan teknologi bagi peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha perkebunan sawit,” ujar Setiyono.
ASPEKPIR Indonesia berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun industri kelapa sawit Indonesia yang semakin berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mendukung kemajuan petani sawit plasma.





