Pelatihan program sistem integrasi sapi dan kelapa sawit (SISKA) yang dijalani oleh para petani kelapa sawit anggota DPD II Asosiasi Petani Kelapa Sawit Pola Inti Rakyat (Aspek-PIR) Indonesia Cabang Kabupaten Labuhanbatu mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut).
Dukungan itu disampaikan oleh Marthin Sibagariang, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Sumut di Rantauprapat Convention Center, Kamis (9/4/2026) sore.
Dukungan itu dia ungkapkan di hadapan ratusan petani sawit swadaya dan plasma dari seluruh Labuhanbatu dalam acara “Praktik Pengolahan Daun Sawit Menjadi Pakan Ternak untuk Mendukung Program SISKA dan Praktik Pembuatan Biochar dan Tankos Skala UMKM dalam Mendukung Ketahanan Pengan”.
Kegiatan itu diadakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerjasama dengan DPP Aspek-PIR Indonesia, dan pihak PTPN IV PalmCo Regional 1 Labuhanbatu.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Bidang Perkebunan (Kabidbun) Dinas Pertanian dan Perkebunan Labuhanbatu, Agussalim Ritonga.
Kemudian hadir juga Syarifuddin Sirait selaku Sekretaris Umum (Sekum) DPP Aspek-PIR Indonesia, Budi Cibro selaku Ketua DPD II Aspek-PIR Labuhanbatu, para pengurus DPD I Aspek-PIR Sumut, serta para petani sawit dari berbagai koperasi unit desa (KUD) di Labuhanbatu.
Martin Sibagariang menjelaskan, Pemprov Sumut terus memperkuat integrasi sektor perkebunan dan peternakan sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Bun (asatupro.com)




