JAKARTA – Pemangku kepentingan dalam industri sawit nasional menanti dialog RI-Uni Eropa.
Hal itu menyusul adopsi laporan panel Organisasi Perdagangan Dunia yang menyatakan Uni Eropa mendiskriminasi sawit dan biodiesel Indonesia.
Dalam pernyataan pada Selasa (25/2/2025), Perwakilan Tetap RI di Geneva mengungkap adopsi itu.
Adopsi dilakukan di sela pertemuan reguler badan penyelesaian sengketa atau DSB pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). (Kompas.id)