BPDPKS-ASPEKPIR Kolaborasi Membuat Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit.

Aspekpir Indonesia dan BPDPKS berkolaborasi membuat film Desa Transmigrasi Sawit yang mengangkat tiga desa sukses bersama komoditas kelapa sawit.
Pembuatan film dokumenter itu, lokasinya berada di tiga desa yang memiliki sejarah penting dalam pengembangan kelapa sawit Indonesia. Dua desa di Provinsi Riau, yakni Desa Teluk Merbau, Kabupaten Siak dan Desa Bono Tapung, Kabupaten Rokan Hulu. Satu desa lainnya berada di Provinsi Sumatra Selatan yakni Desa Bumi Kencana di Musi Banyuasin.
Dari Kanan Moderator Tularji AM, Pemain film Alma Maulvi, Plh. Kepala Divisi Perusahaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Anwar Sadat dan Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Setiyono aat peluncuran film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit di Jakarta, Kamis (27/7/2023).
Ketiga film dokumenter tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk mengkampanyekan kebaikan kelapa sawit kepada masyarakat Indonesia.
Film ini akan menjadi inspirasi bagi Indonesia untuk selalu ingat bahwa kelapa sawit memainkan peran penting dalam perkembangan peradaban dan pembangunan Indonesia.
Baca Juga:  Foto Kegiatan Gebyar UKMK Berbasis Sawit di DI Yogyakarta.

Bagikan:

Informasi Terkait
Populer
sawit-tbs
Pakar Prediksi Harga TBS Kembali Naik Setelah Pemerintah Jelaskan DSI
0180d4bcc758ace3559f88820574900e
Mulai 2026, Perizinan Pabrik Kelapa Sawit Beralih dari Kabupaten ke Provinsi
Presiden Prabowo
PalmCo Siap Bangun 16 Pabrik Compressed Biomethane Gas (CBG), Olah Limbah 17 PKS Sawit
menteri-agraria-dan-tata-ruangbadan-pertanahan-nasional-artbpn-nusron-wahid_169
Aturan Plasma Sawit Wajib Bagi Perusahaan Naik Jadi 30%
Terbaru
bapa sawit
Lima PKS Yang Dilaporkan ke KPPU Bukan Anggota Gapki
BRK Syariah Kucurkan Pembiayaan Rp 279 Miliar untuk Peremajaan Sawit di Riau
image-20260608172455
Petani Soroti Aksi Amran Lapor Polisi 300 Perusahaan Sawit
kurma
Permendag Nomor 16 Tahun 2026 Terbit: Ekspor Sawit Diatur Ulang, Kalbar Bersiap Hadapi Tata Kelola Baru