‎Belum Semua Perusahaan Kelapa Sawit Penuhi Hak Masyarakat

DPRD Kukar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait masih ada perusahaan kelapa sawit yang belum memenuhi hak masyarakat terkait plasma.

‎‎”RDP ini terkait apakah perusahaan telah menjalankan UU Nomor 39/ 2014 tentang perkebunan, terkhusus pembagian plasma inti antara perusahaan dengan masyarakat,” ucap Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, Rabu 18 Februari 2026. ‎

‎Yani yang memimpin RDP secara langsung menambahkan RDP ini terkait laporan LSM Forum Transparansi dan Akuntabilitas (FAKTA). ‎”Data sebenar yang kita belum tahu, berapa perusahaan kelapa sawit yang tidak memenuhi hak plasma ke masyarakat,” jelasnya. ‎ ‎Ketua DPRD Kukar memberikan batas waktu kepada perusahaan untuk melaporkan kewajiban plasmanya ke Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar.

Sekalipun tidak memakai sistem plasma, apakah bisa menempuh pola kerja sama lain dengan masyarakat. ‎”Kami beri batas waktu selama tiga minggu untuk menyampaikan secara jelas, perusahaan mana saja daerah mana, yang terkena dampak plasma,” jelasnya. ‎ ‎

Baca Juga:  ASPEKPIR Soal Urus Sertifikat. Di Malaysia Gratis, di Indonesia Membayar

Kepala Biro Kukar LSM Fakta Zaidun menyebut terdapat puluhan perusahaan kelapa sawit di Kukar, tapi tidak penuhi kewajibannya memberikan hak plasmanya. ‎”Tidak sampai 50 persen, perusahaan yang penuhi hak plasma ke masyarakat,” ucapnya.

‎ ‎Zaidun berkeyakinan, jika hak plasma diberikan ke masyarakat, maka kesejahteraan masyarakat bisa terwujud di sekitar areal perusahaan. ‎”Kita sedih juga, perusahaan sawit banyak, luasan sampai ribuan hektare, tapi masyarakat Kukar masih banyak yang miskin,” sebutnya. ‎

‎Camat Kembang Janggut Suhartono berujar perusahaan besar seperti Rea Kaltim sepengetahuannya sudah menjalankan sistem plasma ke masyarakat. ”Belum lama ini ada pertemuan perusahaan dan masyarakat membahas pola kerja sama,” pungkasnya. Bun (headlinekaltim.co)

Bagikan:

Informasi Terkait
Populer
8-3306340100
Limbah Kelapa Sawit Berpotensi Jadi Produk UMKM Bernilai Tinggi, Pasokannya Melimpah
pekan baru
DBH Sawit Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Sekda Riau Harap Sinergitas Lintas Sektor
stres
BPJS Ketenagakerjaan Dorong Industri Sawit Perkuat K3 dan Perlindungan Pekerja
CREATOR: gd-jpeg v1
Produksi dan Ekspor Kelapa Sawit Indonesia Meningkat pada 2025 Kementan Fokus Hilirisasi dan Keberlanjutan Perkebunan
Terbaru
eddy_martono_PWI_GAPKI__
Dorong Pemahaman Bersama: Kelapa Sawit sebagai Komoditas Budidaya Berdasarkan UU No. 39 Tahun 2014
pasokan-kelapa-sawit-buat-bahan-baku-b50-1_169
BPS Buka-bukaan Nasib Ekspor Kelapa Sawit di Tengah Mandatori B50
emm
Industri Sawit Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah dan Penerimaan Negara
whatttt
Sawit dan Ekonomi Nasional, BPDP Libatkan Media dalam Edukasi Publik