Usai Akuisisi SembEnviro, Ini Rencana TBS Energi (TOBA) di Singapura & Indonesia

JAKARTA. PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) mengungkap rencana lanjutan untuk pasar Singapura dan Indonesia pasca mengakuisisi perusahaan pengelola limbah asal Singapura, Sembcorp Environment Pte. Ltd. (SembEnviro).

Mirza Hippy, Head of Investor Relationsn TOBA mengatakan perseroan memang fokus pada pengembangan pasar di Singapura dan Indonesia dengan pendekatan strategis yang berbeda.

“Dalam upaya memperkuat posisinya serta membangun regional platform khususnya di pasar Asia Tenggara, fokus perusahaan saat ini tertuju pada dua pasar utama, yaitu Singapura dan Indonesia,” ungkap Mirza saat dihubungi Kontan, Selasa (12/11).

Pendekatan strategi ini disesuaikan untuk masing-masing negara.

Di Singapura, perseroan berupaya mempertahankan pangsa pasar atau maintain market share, sekaligus menjaga kinerja finansial.

Sementara itu, di Indonesia, perusahaan lebih berfokus pada penetrasi pasar dan pertumbuhan bisnis, sejalan dengan visi perusahaan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kehadiran di pasar domestik.

“Sebagai bagian dari strategi ini, perusahaan akan membawa budaya service excellence serta pengetahuan (know how) operasional yang telah berhasil diterapkan di Singapura untuk diterapkan dan dikembangkan di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga:  Sawit Telah Menjadi Komoditas Strategis Indonesia

Diharapkan langkah ini akan mendukung pencapaian target pertumbuhan sekaligus meningkatkan kualitas layanan yang lebih baik bagi pelanggan di Indonesia.

Adapun, di sektor energi hijau, TOBA ungkapnya juga sedang mengembangkan beberapa proyek energi terbarukan, termasuk proyek mini-hydro dan solar terapung (floating solar).

“Kedua proyek ini diharapkan mulai memberikan kontribusi terhadap EBITDA perusahaan pada tahun 2025 -2026,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, melalui anak perusahaannya, SBT Investment 2 Pte. Ltd. (SBT Investment), TOBA mengakuisisi 100% saham SembEnviro yang merupakan bagian dari Sembcorp Industries Ltd.

(Sembcorp) dengan nilai akuisisi sebesar S$ 405 juta atau setara dengan Rp 4,78 triliun.

Sebelumnya aksi akuisisi emiten Pandu Sjahrir di sektor pengelolaan limbah telah dimulai pada 2023.

Asia Medical Enviro Services Pte Ltd, merupakan salah satu perusahaan  perusahaan terbesar dalam pengumpulan, pengolahan dan pembuangan medis dan biohazardous di Singapura.

Dan dan akuisisi ARAH Environmental group, perusahaan penanganan limbah B3 di Indonesia.  (kontan.co.id).

Bagikan:

Informasi Terkait
Populer
a_6a16c02e21f0c
Kuasai Pasar Nasional, Ini Daftar 10 Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia
sawit-tbs
Pakar Prediksi Harga TBS Kembali Naik Setelah Pemerintah Jelaskan DSI
0180d4bcc758ace3559f88820574900e
Mulai 2026, Perizinan Pabrik Kelapa Sawit Beralih dari Kabupaten ke Provinsi
menteri-agraria-dan-tata-ruangbadan-pertanahan-nasional-artbpn-nusron-wahid_169
Aturan Plasma Sawit Wajib Bagi Perusahaan Naik Jadi 30%
Terbaru
ilustrasi-foto-tim-bpdp-ems4o-xeyt
BPDP Perkuat Kajian Minyak Sawit Merah Bernilai Tambah Tinggi
ngantukk
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
mobil sawitt
RI Bidik Target Jadi Pusat Riset Sawit Dunia
1118928726p
PASPI: Diversifikasi Pasar Bantu Kurangi Ketergantungan Ekspor Sawit ke Uni Eropa