PT Mifa Serahkan Bantuan Pupuk Kepada Petani Sawit

Meulaboh – Sebanyak 54 sak pupuk urea dan 27 sak pupuk KCL diberikan oleh PT Mifa Bersaudara kepada petani kelapa sawit di sekitar Jalan angkut batubara (Hauling) Gampong Peunaga Cut Ujong yang tergabung dalam kelompok tani setempat, Senin (25/11/24). 

Bantuan ini disambut antusias oleh para petani sawit setempat yang merasa sangat terbantu dalam menghadapi tantangan produksi kelapa sawit di tengah harga pupuk yang terus meningkat.

Menurut salah seorang petani sawit, Shalihin, bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang selama ini bergantung pada hasil kelapa sawit untuk mata pencaharian sehari-hari.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan pupuk ini. Seperti yang kita ketahui, harga pupuk saat ini semakin mahal, sehingga banyak petani yang kesulitan untuk memupuk tanaman sawitnya dengan baik. Bantuan ini tentu sangat meringankan beban kami,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekjen CPOPC Sebut EUDR Beri Tekanan Besar pada Industri Sawit

Sementara itu, Kepala Desa Gampong Peunaga Cut Ujong, Bajuri, turut mengapresiasi langkah PT Mifa Bersaudara dalam membantu petani sawit setempat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Mifa Bersaudara yang telah memberikan bantuan pupuk ini. Ini adalah bentuk perhatian yang sangat positif bagi masyarakat kami. Semoga ke depan, kerjasama ini bisa terus berlanjut dan lebih banyak petani yang merasakan manfaatnya,” ujar Bajuri.

Dengan adanya bantuan pupuk ini, diharapkan para petani kelapa sawit di Gampong Peunaga Cut Ujong dapat meningkatkan hasil panen mereka dan memperkuat perekonomian keluarga. Langkah PT Mifa Bersaudara juga menunjukkan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat untuk mencapai tujuan kesejahteraan bersama. (rri.co.id).

Bagikan:

Informasi Terkait
Populer
mbl swt
Kantong Petani Makin Tebal, Harga TBS Provinsi Babel Ditetapkan Naik Menjadi Rp3.514/kg
0180d4bcc758ace3559f88820574900e
Mulai 2026, Perizinan Pabrik Kelapa Sawit Beralih dari Kabupaten ke Provinsi
CREATOR: gd-jpeg v1
Produksi dan Ekspor Kelapa Sawit Indonesia Meningkat pada 2025 Kementan Fokus Hilirisasi dan Keberlanjutan Perkebunan
menteri-agraria-dan-tata-ruangbadan-pertanahan-nasional-artbpn-nusron-wahid_169
Aturan Plasma Sawit Wajib Bagi Perusahaan Naik Jadi 30%
Terbaru
kompo
Mentan Sebut Ekspor CPO Menguat, RI Kokoh Jadi Raja Sawit Dunia
sawity
Akademisi: "Traceability" Penting bagi Industri Sawit Nasional
orang oranggg
PTPN IV PalmCo gandeng ITS kembangkan bensin sawit
aspekpir
Aspekpir Yakinkan Pekebun Ikut PSR