Bupati Fery Perintahkan Tera Ulang Dadakan di Pengepul Sawit, Pelanggar Terancam Sanksi Tegas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para petani kelapa sawit. Salah satu langkah yang akan dioptimalkan adalah pelaksanaan tera ulang atau pengawasan alat ukur timbangan pada pengepul kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bangka.

Bupati Bangka, Fery Insani, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan instansi terkait untuk melakukan tera ulang secara berkala. Namun, ia menekankan agar pelaksanaan pengawasan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya guna memperoleh hasil yang objektif dan mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Nanti di-tera, sudah ada perintah untuk tera ya. Tapi jangan dikasih tahu teranya, dadakan,” kata Fery Insani, Minggu (31/5/2026).

Dirinya pun menyadari, dalam sebuah sistem pengelolaan tidak ada hal yang sempurna. Sebagai manusia dan pengelola pemerintahan, kelemahan pasti akan selalu ada.

Namun, yang terpenting adalah semangat untuk terus berbenah demi kepentingan masyarakat luas khususnya para petani kelapa sawit di Kabupaten Bangka.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Insentif Pembiayaan Kepada Petani Peserta PSR

​”Semua kita ini enggak sempurna lah ya. Pasti kita sebagai manusia, sebagai pengelola, ada kelemahan. Tapi kita setiap hari itu continuous improvement lah ya. Orang Jepang bilang Kaizen gitu, dia ada upaya menuju pada kebaikan lah,” tegasnya.

Lebih lanjut ia berharap berbagai kendala atau kelemahan, yang ada di lapangan dapat diminimalisasi secara bertahap sehingga masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang memuaskan.

Selain itu Fery juga memberikan peringatan, yang cukup berbobot bagi para pihak atau pelaku usaha terkait agar selalu mematuhi aturan yang berlaku.

Ia menegaskan tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum atau sanksi tegas jika ditemukan adanya pelanggaran atau kecurangan yang merugikan masyarakat.

​”Saya tidak akan berhenti, saya tidak bosan-bosan ya mengingatkan pelaku usaha. Tolong jangan paksakan kami mengambil sikap tegas kalau misalnya ditemukan hal-hal yang tidak benar. Gitu ya,” ujarnya. Bun (bangka.tribunnews.com)

 

Bagikan:

Informasi Terkait
Populer
ilustrasi-foto-tim-bpdp-o8kbg-pzgw
Gapki Sebut Industri Sawit Berperan Krusial Sebagai Motor Ekonomi di Daerah
0180d4bcc758ace3559f88820574900e
Mulai 2026, Perizinan Pabrik Kelapa Sawit Beralih dari Kabupaten ke Provinsi
Presiden Prabowo
PalmCo Siap Bangun 16 Pabrik Compressed Biomethane Gas (CBG), Olah Limbah 17 PKS Sawit
menteri-agraria-dan-tata-ruangbadan-pertanahan-nasional-artbpn-nusron-wahid_169
Aturan Plasma Sawit Wajib Bagi Perusahaan Naik Jadi 30%
Terbaru
20260530-RAKOR
Bupati Fery Perintahkan Tera Ulang Dadakan di Pengepul Sawit, Pelanggar Terancam Sanksi Tegas
pameran-teknologi-industri-
POPSI: Tata kelola perdagangan sawit penting bagi stabilitas industri
aspekpirnews
ASPEKPIR Usulkan Dua Harga Acuan TBS di Setiap Provinsi, Bedakan Plasma dan Swadaya
sawit-sempat-tertekan
Sawit Sempat Tertekan, PTPN IV PalmCo Jaga Serapan TBS Petani Sesuai Aturan