AKPY STIPER Perkuat Link and Match Pendidikan Vokasi dengan Industri Sawit Nasional

Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY STIPER) kembali menunjukkan keberhasilan pendidikan vokasi yang terhubung erat dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program magang dan penempatan kerja Tahun Akademik 2025/2026, sebanyak 538 mahasiswa Program Diploma 1 (D1) Prodi Pembibitan dan Prodi Pemeliharaan Kelapa Sawit diberangkatkan ke berbagai perusahaan perkebunan kelapa sawit Nasional untuk menjalani magang, on the job training (OJT), sekaligus penempatan kerja. Tingginya tingkat kepercayaan industri tercermin dari capaian 93% (persen) mahasiswa yang telah diinden oleh perusahaan sebelum memulai masa magang.

Adapun perusahaan yang telah melakukan inden sebelum mahasiswa lulus diantaranya: 1) PT. Best Agro International; 2) PT. Bumitama Gunajaya Agro; 3) Karyamas Plantation; 4) PT. Smart Tbk; 5) PT. Astra Agro Lestari Tbk; 6) PT. MSAL; 7) PT. Teladan Prima Agro; 8) PT. First Resources (FR) Kaltim; 9) PT. Goodhope; 10) PT. Citra Borneo Indah (CBI); 11) Mukti Plantation; 12) PT. FAP Agri; 13) NSS Group; 14) PT. Kayan; 15) PT. Palma Serasih Group; 16) PT. Menthobi Karyatama Raya Tbk.

Momentum pelepasan mahasiswa dikemas dalam Malam Inagurasi AKPY STIPER 2026 yang dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pertanian, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), perusahaan mitra (seperti: Karyamas Plantation, PT. Smart Tbk, PT. Best Agro International, PT. Astra Agro Lestari, PT. Bumitama Gunajaya Agro (BGA), dan Asian Agri), akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan sektor perkebunan. Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja dengan bekal kompetensi teknis, disiplin, karakter, dan pemahaman mengenai industri sawit berkelanjutan.

Baca Juga:  Pimpin Gapki Bengkulu, Anwar Jibe Akan Perkuat Komunikasi Dalam n IndPerjuangkaustri Sawit

Pada tahun ini, mahasiswa yang akan melakukan magang maupun yang langsung mengikuti on the job training (OJT) tersebar di beberapa Provinsi, mulai dari Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Provinsi Papua.

Dari sisi mahasiswa, semangat untuk berkontribusi bagi industri nasional juga terlihat kuat. Perwakilan mahasiswa, Elisabet Margaretha, menegaskan kesiapan mahasiswa AKPY STIPER untuk menunjukkan kompetensi, menjaga integritas, serta membawa nama baik kampus selama menjalani magang di berbagai perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari perusahaan mitra. Berbagai perusahaan perkebunan sawit nasional menyampaikan apresiasi terhadap kualitas lulusan AKPY STIPER serta membuka peluang pengembangan karier yang luas bagi mahasiswa. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, BPDP, dan dunia industri ini menjadi bukti nyata keberhasilan model pendidikan vokasi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan siap mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia. Bun (kemdiktisaintek.go.id)

Bagikan:

Informasi Terkait
Populer
6a1d4b6f35e8d
Petani Sawit Keluhkan Besarnya Bea Keluar dan Pungutan Ekspor, Negara Dapat Rp 1000 per 1 Kg
tanda-tangan
Gubernur Babel wajibkan perusahaan sawit bantu koperasi
686ca7e56fddb
Pajak Air Permukaan untuk Sawit Dikritik, Berpotensi Tekan Industri dan Investasi
TBS-sawit
Sawit dan Biofuel di Papua: Harga Mahal Transisi Energi Indonesia
Terbaru
eddy_martono_PWI_GAPKI__
Dorong Pemahaman Bersama: Kelapa Sawit sebagai Komoditas Budidaya Berdasarkan UU No. 39 Tahun 2014
pasokan-kelapa-sawit-buat-bahan-baku-b50-1_169
BPS Buka-bukaan Nasib Ekspor Kelapa Sawit di Tengah Mandatori B50
emm
Industri Sawit Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah dan Penerimaan Negara
whatttt
Sawit dan Ekonomi Nasional, BPDP Libatkan Media dalam Edukasi Publik