Sampoerna Agro Targetkan Produksi CPO Meningkat Hingga 15 Persen Pada Tahun Ini

Jakarta - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) menargetkan volume produksi minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) pada tahun ini meningkat 10% hingga 15% dibandingkan tahun lalu.

"Demi memacu pendapatan, kami berupaya meningkatkan volume produksi CPO. Peningkatan itu mencakup pertumbuhan kuantitas pasokan tandan buah segar (TBS) dan tingkat rendemen CPO," kata Direktur Sampoerna Agro, Budi Setiawan Halim di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Pada saat ini, tingkat rendemen atau Oil Extraction Rate (OER) perseroan berkisar antara 21,5% hingga 22,5%. Persentasenya berbeda di tiap-tiap wilayah perkebunan.

"Peningkatan produksi diharapkan mampu melampaui penurunan harga CPO, sehingga kinerja kami semakin membaik," ungkap Budi.

Sebagai gambaran, pada awal 2017 harga CPO mencapai puncaknya di kisaran 3.200 ringgit per ton. Harga kemudian menurun 30% menuju sekitar 2.200 ringgit per ton pada saat ini.

Pada semester I tahun ini, rerata harga jual minyak sawit SGRO turun 6,89% year on year (yoy) menjadi Rp7.965 per kg dari sebelumnya Rp8.555 per kg. Diperkirakan harga masih akan cenderung tertekan pada paruh kedua 2018.