Bupati Indah Minta Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Utamakan Pekerja Lokal

Bupati Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani, melettakan batu pertama pembangunan Pabrik Kepala Sawit (PKS) milik PT. Kasmar Matano Persada, yang terletak di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Senin (8/10/2018).

PT Kasmar Matano Persada rencananya menginvestasikan Rp170 miliar untuk pembagunan PKS tersebut dan 70 persen di antaranya ditanggung oleh Bank BNI dan ditarget rampung hingga beroperasi akhir tahun 2019. Bupati Indah meminta perusahaan tersebut mengutamakan tenaga kerja lokal.

"Saya meminta dengan sangat kepada PT. Kasmar Matano Persada, dalam prosesnya untuk dapat menampung tenaga lokal dan memperhatikan masyarakat setempat kecuali tenaga teknis yang tidak ada di Lutra," ujar Indah dalam sambutannya.

Menurut Bupati perempuan pertama di Sulsel itu, bahwa tidak mudah untuk meyakinkan agar investor untuk membangun pabrik sawit di Lutra. Namun perizinan di Lutra tanpa pungutan liar (pungli) sehingga akhirnya PT Kasmar Matano Persada membangun PKS.

"Calon investor cukup banyak yang ingin membangun PKS, tapi pemda harus selektif dengan kalkulasi yang baik sehingga tidak banyak dalam hal izin saja," kata Indah.

Menurut dia, Kabupaten Lutra merupakan satu dari beberapa kabupaten di Sulsel yang memiliki lahan perkebunan sawit yang cukup luas. Maka dari itu, kata Indah, akan berdiri tiga PKS di Lutra dengan ketersediaan lahan seluas 18.833 hektare.

"Dari hasil perhitungan kita dengan luasan yang cukup banyak dan produksi dan produktivitas yang juga banyak maka dimungkinkan membangun 3 pabrik di luwu utara," tandas Indah.

Turut hadir pada peletakan batu pertama ini antara lain Sekretaris Daerah Ir. Abdul Mahfud, Direktur PT. Kasmar Matano Persada Harun Subair Muhani, Pimpinan Bank BNI dan Para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Luwu Utara.

Sumber : kabar.news